Senin, 13 Januari 2025

JOBSHEET Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan antar Autonomous System

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12


Judul:

Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan antar Autonomous System

Latar Belakang/ Penjelasan Kegiatan Praktek:


Routing antar Autonomous System diperlukan untuk menghubungkan jaringan yang berbeda, misalnya antara dua perusahaan atau dua wilayah. Hal ini sering dilakukan dengan protokol seperti BGP (Border Gateway Protocol).

Tujuan Praktek:

1. Memahami konsep routing antar AS.

2. Mampu mengkonfigurasi protokol routing seperti BGP.

3. Menguji koneksi antara dua jaringan yang berbeda AS.



K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):

1. Pastikan perangkat tidak kelebihan beban saat konfigurasi dilakukan.

2. Periksa kembali konfigurasi sebelum diterapkan ke jaringan aktif.

3. Gunakan perlindungan listrik untuk perangkat.


Alat dan Bahan:

1. Router

2. Switch

3. PC/Laptop

4. Kabel UTP

5. Kabel konsol



Langkah Kerja:

1. Hubungkan perangkat antar jaringan sesuai topologi.

2. Masuk ke mode konfigurasi router melalui terminal.

3. Konfigurasikan IP Address pada interface yang menghubungkan dua AS.

4. Terapkan protokol routing antar AS, seperti BGP:

-Tentukan AS Number

-Konfigurasikan peer BGP

-Tentukan routing policy jika diperlukan

5. Simpan konfigurasi yang telah dilakukan.

6. Uji konektivitas antar jaringan menggunakan perintah seperti ping atau traceroute.



Pengujian/Kesimpulan:

Routing antar AS harus memastikan koneksi stabil dan data dapat mengalir antar jaringan sesuai kebutuhan.

 

JOBSHEET Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System

 

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12


Judul:

Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System


Latar Belakang/ Penjelasan Kegiatan Praktek:

Routing dalam satu Autonomous System (AS) bertujuan untuk memastikan data dapat dikirimkan ke tujuan yang tepat dalam satu sistem jaringan yang terintegrasi. Proses ini membutuhkan pengaturan routing table agar setiap perangkat dapat mengenali jalur data.

Tujuan Praktek:


1. Memahami konsep routing dalam satu AS.

2. Mampu mengkonfigurasi routing static atau dynamic dalam satu AS.

3. Menguji konektivitas antar perangkat dalam satu AS.



K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):

1. Hindari melakukan konfigurasi pada perangkat yang sedang berjalan tanpa izin.

2. Periksa koneksi kabel untuk memastikan tidak ada kerusakan.

3. Gunakan prosedur shutdown sebelum mematikan perangkat.



Alat dan Bahan:

1. Router

2. Switch

3. PC/Laptop

4. Kabel UTP

5. Kabel konsol


Langkah Kerja:

1. Hubungkan perangkat sesuai topologi jaringan yang telah dirancang.

2. Masuk ke mode konfigurasi router melalui terminal.

3. Lakukan pengaturan IP Address pada setiap interface router.

4. Konfigurasikan routing static atau dynamic pada router.

5. Simpan konfigurasi yang telah dilakukan.

6. Uji konektivitas antar perangkat menggunakan perintah seperti ping atau traceroute.


Pengujian/Kesimpulan:

Routing dalam satu AS harus memastikan data dapat mengalir dengan benar tanpa gangguan.

JOBSHEET Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan

 

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12

Judul:

Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan

Latar Belakang/ Penjelasan Kegiatan Praktek:

Switch merupakan perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa perangkat dalam satu jaringan lokal (LAN). Konfigurasi switch penting untuk memastikan komunikasi antar perangkat berjalan dengan baik dan efisien.

Tujuan Praktek:

1. Memahami fungsi dan cara kerja switch.

2. Mampu mengkonfigurasi switch untuk mendukung kebutuhan jaringan.

3. Memastikan koneksi antar perangkat dalam jaringan berjalan stabil.


K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):

1. Gunakan kabel dengan standar yang sesuai untuk mencegah kerusakan.

2. Hindari menghubungkan perangkat ke sumber daya listrik tanpa pemeriksaan.

3. Pastikan perangkat dalam keadaan mati sebelum melakukan konfigurasi.



Alat dan Bahan:

1. Switch

2. Kabel UTP

3. PC/Laptop

4. Aplikasi terminal (Putty/TeraTerm)

5. Kabel konsol



Langkah Kerja:

1. Hubungkan PC/Laptop ke switch menggunakan kabel konsol.

2. Jalankan aplikasi terminal pada PC/Laptop.

3. Masuk ke mode konfigurasi switch menggunakan command line.

4. Lakukan konfigurasi dasar, seperti:

-Mengatur nama switch

-Mengatur password akses

-Mengaktifkan VLAN jika diperlukan

5. Simpan konfigurasi yang telah dilakukan.

6. Uji konektivitas antar perangkat dalam jaringan melalui switch.



Pengujian/Kesimpulan:

Konfigurasi switch harus memungkinkan perangkat dalam jaringan saling terhubung dengan baik. Pastikan semua perangkat dapat berkomunikasi sesuai kebutuhan.
 

JOBSHEET Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan

 NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12


Judul:

Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan

Latar Belakang/ Penjelasan Kegiatan Praktek
:

Spesifikasi perangkat jaringan sangat penting untuk memastikan kompatibilitas, performa, dan kestabilan dalam suatu sistem jaringan. Pengetahuan ini membantu teknisi dalam memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan jaringan, seperti router, switch, server, atau perangkat nirkabel.

Tujuan Praktek:

1. Mampu memahami spesifikasi dasar perangkat jaringan.

2. Mampu menentukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan jaringan.

3. Mampu mendokumentasikan spesifikasi perangkat dengan benar.

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):

1. Pastikan area kerja bersih dari benda yang dapat menghambat aktivitas.

2. Gunakan peralatan dengan hati-hati dan sesuai dengan prosedur.

3. Hindari menyentuh kabel listrik tanpa perlindungan atau pengetahuan yang cukup.


Alat dan Bahan:

1. PC/Laptop

2. Internet untuk riset

3. Buku panduan perangkat jaringan (opsional)

4. Software spreadsheet atau dokumen untuk dokumentasi


Langkah Kerja:

1. Identifikasi kebutuhan jaringan, seperti jumlah perangkat dan topologi jaringan yang digunakan.

2. Cari referensi perangkat jaringan (router, switch, dll.) yang sesuai kebutuhan.

3. Analisis spesifikasi perangkat meliputi:

-Kecepatan transfer data

-Jumlah port

-Dukungan protokol

-Kemampuan routing/switching

4. Catat spesifikasi perangkat pada dokumen kerja.

5. Bandingkan beberapa perangkat untuk menentukan pilihan terbaik.

6. Buat laporan spesifikasi perangkat dengan kesimpulan rekomendasi perangkat.

Pengujian/Kesimpulan:

Setelah menyelesaikan kegiatan praktek ini, peserta dapat memberikan rekomendasi perangkat jaringan yang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan analisis spesifikasi.

Senin, 06 Januari 2025

Review tugas selama 1 semester

 NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12


1. Pertemuan pertama:

        JOBSHEET MIKROTIK

KONFIGURASI MIKROTIK ROUTERBOAR

2. Pertemuan kedua:

Buat blogspot berisi tentang macam-macam network device/ perangkat jaringan (minimal 5, semakin banyak semakin baik) 


Cantumkan pada setiap perangkat:

1. Spesifikasi, beserta gambar

2. Fitur

3. Kelemahan dan kelebihan

4. Serta cara setting untuk masuk ke jaringan (secara sederhana) 

3.Pertemuan ketiga:

Buat artikel sederhana berjudul

"MIKROTIK FUNDAMENTAL"

Beri pengertian dasar tentang mikrotik beserta gambar alatnya


Dasar Mikrotik


1. DHCP Server

2. Bridge

3. Routing (static & dinamis) 

4. Wireless

5. Firewall

6. Quality of Service

7. Tunneling


Beri pengertian singkat pada tiap poin di atas, sekaligus buat tutor (tiap langkah-langkah) untuk settingnya 

4.Pertemuan keempat:

TUGAS KELOMPOK

1. Buat kelompok beranggotakan 3 orang

2. Lalu pilih salah satu dari 7 materi yang sudah disediakan

        (DHCP, Bridge, Routing dinamis dan statis, Wireless, Firewall, QOS, Tunneling) 

3. Setelah itu silahkan buat tutorial berupa video (menggunakan aplikasi record layar *bebas, atau video layar manual menggunakan hp)


Video Tutorial nanti berisikan:

-Pembuatan topologi sederhana

-Cara setting client dan server

-Upload video ke link berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1-82VmXMcbX7UWEJNQoLI154RUTmlWOHP


Dengan format nama misal (Tutorial DHCP kelompok 1)

5.Pertemuan kelima:

Buat topologi jaringan sederhana pada gedung perkantoran (1 gedung 3 lantai) 


Gambarkan semua aset jaringannya dan bagaimana aset-aset tersebut saling terhubung menggunakan router


Kerjakan pada blog kalian, dengan susunan sebagai berikut:


1. Topologi

2. Analisa kebutuan setiap lantai (alat apa saja yang dipakai beserta spesifikasinya) 

3. Software apa yang dipakai untuk setting jaringannya

4. Konfigurasi

6.Pertemuan keenam

Nomor 1

1. Menentukan objek

2. Menentukan judul

3. Alat dan bahan

4. Memberikan informasi singkat

5. Langkah kerja

6. Hasil/laporan


Nomor 2

K3, alat bahan, langkah kerja


Nomor 3

Agar sesuai dengan bidang yang ditentukan


Nomor 4

Melakukan pengecekan ulang urutan susunan jobsheet


Nomor 5

Karena jika tidak urut atau sesuai akan membingungkan dan project tidak akan terlaksana

[8/10/2024 07.47] Bu Amal Cantikk: Ketentuan:


Tiap nomor poinnya 6 (jika benar) 

Jika tidak benar atau menurut kalian kurang sesuai ya serahlah mau kasih berapa pokoknya maksimal 6


Setelah itu kalian total hasil poin dari semua nomor (tulis di atas sebelah nama)

7.Pertemuan ketujuh

Individu


Cari contoh jobsheet dengan model bebas, namun tetap dengan topik seputar Network Admin


Setelah itu beri review dari jobsheet tersebut

Mulai dari tata cara penyusunan setiap komponen (judul, objek, K3, dst), hingga topik yang diberikan dalam jobsheet tersebut


Review dibuat pada blogspot kalian, serta lampirkan jobsheet yang kalian review

8.Pertemuan kedelapan

Tugas individu


Disediakan permasalahan yang tersambung pada jaringan berbasis luas (WAN) namun belum ditemukan permasalahannya, sehingga mengharuskan kalian untuk mendiagnosis permasalah yang ada, diagnosis masalah bisa menggunakan mikrotik dan apl winbox


Tugas kalian:

Buatlah jobsheet mengenai tata cara diagnosa WAN menggunakan mikrotik (tidak harus ditemukan masalahnya, namun perinci tata cara diagnosanya saja)


Buat pada blogspot kalian dan kumpulkan link pada grup seperti biasa

9.Pertemuan kesembilan

Abisini ulangan harian yeps


Pelajari mengenai jobsheet saja, mulai dari

1. Manfaat

2. Evaluasi

3. Syarat penyusunan jobsheet

4. Susunannya

10.Pertemuan kesepuluh

Kerjakan di libre saja, jadikan pdf lalu kirim email

ridhaniamalia@gmail.com (kalo kirim grup keliatan yang lain soale)

11.Pertemuan kesebelas

Review tugas selama 1 semester

Buat pada blogspot, setor link ke grup


Berisikan:

1. Pertemuan pertama:

        Deskripsi tugas: Apa yang dikerjakan, apa yang belum dipahami

2. Pertemuan kedua:

        Deskripsi tugas: Apa yang dikerjakan, apa yang belum dipahami (jika sudah memahami cukup deskripsikan saja)



Kamis, 21 November 2024

 

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12

 

SOAL

1. Jelaskan langkah-langkah yang diperlukan untuk memulai usaha di bidang layanan
administrator jaringan! Sertakan faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum
memulai usaha tersebut.
2. Sebuah perusahaan kecil membutuhkan layanan administrator jaringan untuk mengelola
infrastruktur jaringan mereka. Jelaskan bagaimana Anda merancang proposal bisnis yang
menarik bagi perusahaan tersebut, termasuk produk atau layanan apa saja yang dapat
ditawarkan!
3. Analisislah peluang dan tantangan dalam menjalankan bisnis layanan administrator jaringan
di era digital saat ini! Berikan contoh konkret untuk mendukung analisis Anda.
4. Buatlah skema sederhana rencana anggaran biaya (RAB) untuk memulai usaha layanan
administrator jaringan, termasuk kebutuhan alat, perangkat lunak, dan operasional awal!
5. Jelaskan bagaimana Anda akan memasarkan layanan administrator jaringan kepada
pelanggan potensial, seperti perusahaan kecil atau sekolah. Sebutkan strategi yang relevan
dengan kondisi pasar saat ini!
6. Salah satu klien Anda mengalami masalah keamanan jaringan. Sebagai seorang administrator
jaringan, bagaimana Anda akan menawarkan solusi sekaligus menambahkan nilai bisnis pada
layanan Anda?
7. Dalam usaha layanan administrator jaringan, kualitas layanan sangat penting untuk
mempertahankan pelanggan. Jelaskan strategi yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas
layanan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan!
8. Jelaskan bagaimana analisis SWOT dapat membantu seorang calon wirausaha di bidang
network administrator dalam merancang strategi bisnis yang efektif!
9. Identifikasi dan berikan contoh: satu kekuatan (strength), satu kelemahan (weakness), satu
peluang (opportunity), dan satu ancaman (threat) yang mungkin dihadapi oleh seorang
wirausaha layanan administrator jaringan.
10. Seorang wirausaha di bidang network administrator menemukan bahwa salah satu
kelemahannya adalah kurangnya tim pemasaran yang kuat. Bagaimana strategi yang dapat
dilakukan untuk mengubah kelemahan tersebut menjadi peluang bagi usahanya?


JAWABAN

1. Langkah-langkah untuk Memulai Usaha di Bidang Layanan Administrator Jaringan:
Untuk memulai usaha layanan administrator jaringan, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diambil:
   1. Penelitian Pasar: Pahami kebutuhan pasar dan target pelanggan, apakah perusahaan kecil, sekolah, atau lembaga lain yang memerlukan layanan ini.
   2. Penyusunan Rencana Bisnis: Buat rencana bisnis yang mencakup visi, misi, analisis pasar, layanan yang ditawarkan, harga, serta proyeksi keuangan.
   3. Legalitas dan Perizinan: Pastikan usaha Anda memiliki izin yang sesuai, seperti izin usaha dan lisensi terkait layanan teknologi.
   4. Kesiapan Infrastruktur: Siapkan perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan, seperti server, switch, firewall, dan software manajemen jaringan.
   5. Perekrutan Tim: Jika perlu, rekrut teknisi atau staf yang memiliki keahlian dalam manajemen dan pemeliharaan jaringan.
   6. Pemasaran dan Branding: Bangun reputasi usaha dan lakukan pemasaran untuk menarik pelanggan pertama Anda.
   7. Pelatihan dan Sertifikasi: Tingkatkan kredibilitas dengan mendapatkan sertifikasi yang relevan, seperti CompTIA Network+ atau Cisco Certified Network Associate (CCNA).
   
   *Faktor yang perlu dipertimbangkan*:
   - *Persaingan pasar*: Adakah kompetitor yang menawarkan layanan serupa?
   - *Kebutuhan investasi awal*: Perangkat keras dan perangkat lunak untuk memulai bisnis ini membutuhkan biaya yang cukup besar.
   - *Sumber daya manusia*: Perusahaan kecil mungkin lebih terbatas dalam sumber daya manusia yang ahli di bidang ini.
   - *Tren teknologi*: Perkembangan teknologi jaringan harus diikuti agar bisnis tetap relevan.


 2. Proposal Bisnis untuk Perusahaan Kecil:
Proposal bisnis yang menarik untuk perusahaan kecil yang membutuhkan layanan administrator jaringan dapat mencakup:
   1. Pengenalan Layanan: Jelaskan layanan yang ditawarkan, seperti manajemen infrastruktur jaringan, pemeliharaan server, pemantauan jaringan, dan dukungan teknis.
   2. Kebutuhan dan Manfaat: Berikan gambaran tentang kebutuhan mereka, misalnya, memastikan kelancaran operasi bisnis dengan jaringan yang andal, aman, dan cepat.
   3. Rencana Layanan:
      - Pengelolaan Jaringan: Merancang dan mengelola infrastruktur jaringan sesuai kebutuhan.
      - Pemeliharaan Berkala: Pemantauan dan pemeliharaan preventif untuk mengurangi downtime.
      - Keamanan Jaringan: Mengimplementasikan solusi keamanan untuk melindungi data dan sistem.
      - Dukungan Teknis: Memberikan dukungan 24/7 apabila ada masalah jaringan.
   4. Harga: Tawarkan paket harga yang fleksibel sesuai dengan anggaran perusahaan kecil.
   5. Diferensiasi: Tunjukkan keunggulan layanan Anda, seperti dukungan cepat, pendekatan yang dipersonalisasi, atau keahlian khusus di bidang tertentu.
   6. Testimoni atau Portofolio: Jika sudah ada pengalaman atau klien sebelumnya, tunjukkan bukti keberhasilan yang relevan.


 3. Peluang dan Tantangan dalam Bisnis Layanan Administrator Jaringan:
   Peluang:
   - Permintaan tinggi untuk solusi jaringan yang aman: Banyak perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan bantuan untuk menjaga keamanannya, terutama setelah meningkatnya ancaman siber.
   - Peningkatan ketergantungan pada teknologi: Organisasi semakin mengandalkan teknologi dan infrastruktur jaringan yang kuat, membuka peluang lebih besar.
   
   Tantangan:
   - Perubahan cepat dalam teknologi: Teknologi jaringan terus berkembang dan usaha harus mengikuti perkembangan ini agar tetap relevan.
   - Persaingan yang ketat: Banyaknya perusahaan yang menawarkan layanan serupa dapat mengurangi margin keuntungan.
   
   Contoh konkret: Seiring meningkatnya ancaman siber, banyak perusahaan yang mencari administrator jaringan untuk mengimplementasikan solusi keamanan yang kuat, seperti firewall atau VPN.


 4. Skema Sederhana Rencana Anggaran Biaya (RAB):
      - Peralatan:
      - Server dan perangkat keras jaringan: Rp 20.000.000
      - Switch, router, dan firewall: Rp 15.000.000
        Perangkat Lunak:
      - Lisensi perangkat lunak manajemen jaringan: Rp 5.000.000
      - Software keamanan jaringan: Rp 3.000.000
      - Operasional Awal:
      - Gaji staf teknisi (jika ada): Rp 10.000.000
      - Pemasaran dan promosi: Rp 5.000.000
   - Total Biaya Awal: Rp 58.000.000


 5. Pemasaran Layanan Administrator Jaringan:
   Untuk memasarkan layanan administrator jaringan kepada perusahaan kecil atau sekolah, beberapa strategi yang relevan adalah:
   1. Digital Marketing: Gunakan media sosial, SEO, dan kampanye iklan berbayar untuk menarik perhatian klien potensial.
   2. Jaringan dan Rekomendasi: Bergabunglah dengan komunitas bisnis lokal, dan manfaatkan jaringan untuk mendapatkan referensi.
   3. Penawaran Khusus: Tawarkan paket khusus atau uji coba gratis agar perusahaan kecil bisa merasakan manfaat dari layanan Anda.
   4. Partisipasi dalam Event: Menghadiri seminar atau konferensi teknologi untuk meningkatkan visibilitas usaha.


 6. Solusi Keamanan Jaringan:
   Jika klien menghadapi masalah keamanan, langkah-langkah berikut bisa dilakukan:
   1. Analisis Keamanan: Lakukan audit keamanan untuk mengidentifikasi celah dan potensi risiko.
   2. Firewall dan Antivirus: Perbarui atau pasang sistem firewall yang lebih kuat dan perangkat lunak antivirus untuk melindungi dari ancaman eksternal.
   3. Enkripsi Data: Pastikan data sensitif dienkripsi untuk mencegah kebocoran informasi.
   4. Pelatihan Karyawan: Berikan pelatihan kepada staf klien tentang praktik keamanan terbaik.

 7. Strategi Menjaga Kualitas Layanan:
   Untuk menjaga kualitas layanan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan:
   1. Pemantauan Proaktif: Lakukan pemantauan jaringan secara terus-menerus untuk mendeteksi masalah sebelum menjadi gangguan.
   2. Dukungan Pelanggan 24/7: Sediakan saluran dukungan pelanggan yang responsif, seperti hotline atau live chat.
   3. Umpan Balik Pelanggan: Secara rutin minta umpan balik untuk mengetahui area yang perlu perbaikan.

8. Analisis SWOT untuk Merancang Strategi Bisnis:
   Analisis SWOT membantu wirausaha untuk:
   - Strengths (Kekuatan): Mengidentifikasi kekuatan internal, seperti keahlian teknis atau jaringan yang kuat.
   - Weaknesses (Kelemahan): Mengetahui kelemahan, misalnya kurangnya modal untuk peralatan atau sumber daya manusia.
   - Opportunities (Peluang): Menganalisis tren pasar, seperti permintaan yang tinggi untuk layanan keamanan jaringan.
   - Threats (Ancaman): Mengidentifikasi ancaman eksternal, seperti persaingan atau perubahan teknologi.

9. Contoh SWOT:
   - Kekuatan (Strength): Keahlian dalam mengelola jaringan yang kompleks.
   - Kelemahan (Weakness): Terbatasnya anggaran untuk investasi teknologi terbaru.
   - Peluang (Opportunity): Meningkatnya kebutuhan akan solusi keamanan jaringan di perusahaan kecil.
   - Ancaman (Threat): Persaingan ketat dari perusahaan besar yang menawarkan harga lebih murah.

10. Mengubah Kelemahan Menjadi Peluang:
   Jika kelemahan adalah kurangnya tim pemasaran, beberapa strategi untuk mengubah kelemahan ini menjadi peluang antara lain:
   1. Pemasaran Digital: Gunakan pemasaran digital untuk mencapai audiens lebih luas tanpa memerlukan tim besar.
   2. Outsourcing: Pertimbangkan untuk bekerja dengan agensi pemasaran luar yang dapat membantu memperkenalkan layanan Anda.
   3. Testimoni Pelanggan: Manfaatkan pelanggan yang puas untuk mendapatkan referensi atau ulasan yang dapat membantu dalam pemasaran.

Senin, 04 November 2024

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12

 

 Job Sheet Diagnosis Jaringan WAN Menggunakan Mikrotik dan Winbox


Tujuan

Mampu melakukan diagnosis jaringan WAN pada router Mikrotik untuk menemukan atau mengidentifikasi kemungkinan permasalahan dalam jaringan.


Alat dan Bahan


1. Router Mikrotik yang terhubung ke jaringan WAN.

2. PC/Laptop dengan aplikasi Winbox.

3. Kabel jaringan (Ethernet).

4. Koneksi jaringan antara PC/Laptop dengan router Mikrotik.


Langkah-Langkah Diagnosis

 

1. Login ke Winbox

Buka aplikasi Winbox di komputer.

Pilih router dari daftar atau masukkan IP Address router.

Masukkan username dan password Mikrotik.

Klik “Connect” untuk masuk ke antarmuka Mikrotik.

2. Memeriksa Status Interface

Buka Interfaces di menu utama Winbox.

Lihat status dari interface yang terhubung ke WAN (biasanya berupa Ethernet).

Pastikan interface dalam keadaan R (running).

Jika interface tidak aktif, periksa koneksi fisik dan konfigurasi IP

3. Menguji Koneksi Menggunakan Ping

Masuk ke Tools > Ping di Winbox.

Ping IP gateway atau IP tujuan di jaringan WAN untuk melihat status koneksi.

Catat hasil ping:

Packet loss atau latency tinggi bisa menunjukkan masalah pada koneksi fisik atau jaringan.

Jika ping berhasil tetapi lambat atau putus-putus, lanjutkan ke langkah berikutnya.

4. Melacak Jalur Koneksi dengan Traceroute

Pilih Tools > Traceroute.

Masukkan IP tujuan di jaringan WAN yang ingin dilacak.

Traceroute akan menunjukkan setiap hop (titik jaringan) yang dilewati paket data menuju tujuan.

Jika ada hop yang gagal atau memiliki latency tinggi, ini bisa mengindikasikan masalah pada jalur tersebut.

5. Memeriksa Tabel Routing

Masuk ke IP > Routes.

Periksa tabel routing untuk memastikan ada rute menuju jaringan WAN.

Perhatikan kolom Status. Rute yang bertanda unreachable atau unresolved menunjukkan masalah pada koneksi atau konfigurasi routing.

Pastikan semua rute dalam keadaan active.

6. Memeriksa NAT (Network Address Translation)

Buka IP > Firewall > NAT.

Cek apakah aturan NAT (biasanya masquerade atau src-nat) sudah dikonfigurasi dengan benar untuk akses WAN.

Pastikan konfigurasi NAT tidak memblokir atau membatasi koneksi WAN.

7. Memeriksa ARP (Address Resolution Protocol)

Masuk ke IP > ARP.

Periksa apakah perangkat-perangkat di jaringan WAN muncul di tabel ARP.

Jika tidak muncul, periksa konfigurasi IP pada perangkat atau hubungkan kembali perangkat ke jaringan.

8. Memeriksa Firewall dan Filter Rules

Masuk ke IP > Firewall > Filter Rules.

Periksa aturan-aturan firewall yang aktif dan cari apakah ada aturan yang menghalangi koneksi WAN.

Nonaktifkan sementara aturan yang mencurigakan untuk melihat pengaruhnya pada koneksi WAN.

9. Menguji Bandwidth Menggunakan Bandwidth Test

Buka Tools > Bandwidth Test.

Masukkan IP tujuan (misalnya, IP dari server WAN atau gateway).

Tes kecepatan untuk melihat apakah bandwidth cukup stabil

Jika bandwidth lambat atau tidak stabil, ini bisa mengindikasikan bottleneck atau masalah jaringan.

10. Memantau Log Mikrotik

Buka Log di sidebar Winbox.

Lihat pesan error atau notifikasi yang terkait dengan WAN.

Catat log penting atau pesan error yang berulang

11. Memantau Traffic Realtime

Buka Interfaces > Klik kanan pada interface WAN > Graph untuk melihat traffic.

Perhatikan lonjakan traffic atau anomali lainnya yang mungkin berhubungan dengan masalah jaringan.

12. Memeriksa DNS

Masuk ke IP > DNS.

Pastikan DNS server sudah terkonfigurasi dengan benar.

Gunakan Tools > Ping untuk menguji nama domain (misalnya google.com). Jika gagal, DNS bisa menjadi masalah.

41.Routing OSPF(Open Shortes

NAMA:EKY DWI MAULIDA KELAS:11 TJKT 2 ABSEN:12  Teori Dasar Open Shortest Path First (OSPF)  adalah sebuah protokol routing otomatis ( Dynami...