Rabu, 07 Mei 2025

38. Static Routing

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12 


Static Routing


Teori Dasar :

Teori Static Routing : Static Routing adalah routing yang dilakukan secara manual. Setiap jaringan yang akan dirouting harus dikonfigurasi satu persatu oleh administrator jaringan. Kelebihan dari static routing adalah lebih aman serta tidak memutuhkan sumber daya yang besar. Sementara kekurangannya adalah apabila terjadi perubahan dalam suatu jaringan, maka administrator harus melakukan routing ulang sehingga sesuai dengan jaringan yang baru. Static routing dikenal lebih aman karena pada static routing tidak ada update informasi tabel routing yang dikirimkan ke router lain. Tabel routing adalah kumpulan jalur routing yang telah dikonfigurasi. Informasi yang terdapat dalam tabel routing antara lain :
  • network destination (jaringan tujuan)
  • subnet mask (subnet mask jaringan tujuan)
  • gateway

Cara Instalasi :
 

Cara Konfigurasi :
1. Konfigurasi PC1-PC3 (Penambahan IP Address dan IP Gateway).
 


2. Konfigurasi Switch1-Switch3.
 

Pengujian :
 

 

Selasa, 06 Mei 2025

35.STP (Spanning Tree Protocol)

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12 

STP (Spanning Tree Protocol)

Teori Dasar :
Teori Dasar STP : Spanning Tree Protocol (STP) adalah protokol jaringan Layer 2 yang digunakan untuk mencegah terjadinya pengulangan dalam topologi jaringan. STP diciptakan untuk menghindari masalah yang muncul saat komputer bertukar data pada jaringan area lokal ( LAN ) yang berisi jalur redundan. Jika aliran lalu lintas tidak dipantau dan dikontrol dengan saksama, data dapat terperangkap dalam pengulangan yang berputar di sekitar segmen jaringan, yang memengaruhi kinerja dan membuat lalu lintas hampir terhenti.

Cara Instalasi :

Cara Konfigurasi :
1. Konfigurasi pada masing masing switch, cek mana yang root bridge dan mana yang non root bridge.
 



2. Ubah priority pada switch yang ingin di jadikan root bridge.
 

3. Setelah mengganti priority switch akan otomatis menjadi root bridge.
 

Pengujian :
Setelah mengganti priority kita cek pada switch yang awalnya root bridge apakah berubah menjadi non root bridge dan sebaliknya.

Switch4 yang awalnya root bridge menjadi non root bridge.
 


Switch5 yang awalnya non root bridge menjadi root bridge.
 


Tes salah satu jalur mati.
 

 


34.InterVLAN Routing

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12 


InterVLAN Routing

Teori Dasar :
Teori InterVLAN Routing : Inter-VLAN Routing adalah proses yang memungkinkan komunikasi antara dua atau lebih VLAN. Dalam konteks ini, routing dilakukan untuk mengarahkan traffic dari satu VLAN ke VLAN lainnya. Hal ini berbeda dengan routing dalam satu VLAN, di mana semua perangkat berada dalam jaringan yang sama dan dapat berkomunikasi tanpa memerlukan routing.

Teori Switch Layer 2 : Layer 2 dari model OSI dikenal sebagai lapisan data link. Protokol Layer 2 yang paling umum adalah Ethernet. Perangkat dalam jaringan Ethernet diidentifikasi oleh alamat MAC (kontrol akses media), umumnya di hardcode ke perangkat tertentu dan biasanya tidak berubah.

Teori Switch Layer 3 : Layer 3 adalah lapisan jaringan dan protokolnya yakni Internet Protocol atau IP. Perangkat dalam jaringan IP diidentifikasi dengan alamat IP, yang dapat ditetapkan secara dinamis dan dapat berubah seiring waktu. Umumnya, perangkat jaringan yang paling terkait dengan Layer 3 adalah router, memungkinkan Anda untuk menghubungkan perangkat di jaringan IP berbeda.

Cara Instalasi
 

 

Cara Konfigurasi :
1. Konfigurasi Switch.
 
 


2. Konfigurasi PC1-PC3.



Pengujian :
VLAN 100 PING VLAN 200 DAN VLAN 300
 

VLAN 200 PING VLAN 100 DAN 300
 

VLAN 300 PING VLAN 100 DAN VLAN 200
 








 

Rabu, 30 April 2025

33.VLAN (Virtual LAN)

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12

 

TEORI

Pengertian VLAN

VLAN (Virtual Local Area Network) adalah sub network yang dapat mengelompokkan kumpulan perangkat pada jaringan area lokal fisik (LAN) yang terpisah. Virtual Local Area Network juga bisa dikatakan pengelompokkan logis perangkat dalam domain siaran yang sama. 

VLAN memudahkan administrator jaringan untuk mempartisi jaringan tunggal yang diaktifkan agar sesuai dengan persyaratan fungsional dan keamanan sistem mereka tanpa harus menjalankan kabel baru atau membuat perubahan besar dalam infrastruktur jaringan mereka saat ini. Virtual Local Area Network cenderung fleksibel karena didasarkan pada koneksi logis, bukan fisik. 

Fungsi VLAN 

Fungsi Virtual Local Area Network pada jaringan komputer adalah menyediakan metode pada jaringan yang dapat membagi jaringan fisik menjadi beberapa broadcast domain. 

Tujuan VLAN 

Pada intinya, Virtual Local Area Network adalah kumpulan perangkat atau node jaringan yang berkomunikasi satu sama lain seolah olah mereka membentuk satu LAN, padahal kenyataannya mereka ada di satu atau beberapa segmen LAN. Dalam pengertian teknis, segmen dipisahkan dari sisa LAN oleh jembatan, router, atau switch, dan biasanya digunakan untuk departemen tertentu. Ini berarti bahwa ketika sebuah workstation menyiarkan paket, mereka mencapai semua workstation lain di Virtual Local Area Network tetapi tidak di luarnya. 

Jenis-Jenis VLAN

Setelah memahami penjelasan-penjelasan sebelumnya, kali ini kita akan mencari tahu jenis-jenis VLAN yang mungkim belum Anda diketahui. Geeks for Geeks mengidentifikasi beberapa jenis VLAN yang paling sering digunakan:

1. Default VLAN

Default VLAN merupakan VLAN yang secara otomatis tersedia pada switch saat pertama kali diaktifkan. Umumnya, semua port pada switch akan menjadi bagian dari default VLAN yang dinamakan VLAN 1.

VLAN ini memungkinkan seluruh port dapat saling berkomunikasi saat switch baru diatur. Salah satu karakteristik utama dari default VLAN adalah bahwa namanya tidak dapat diubah atau dihapus.

2. Data VLAN

Sesuai dengan namanya, data VLAN dirancang khusus untuk “mengangkut” data pengguna. VLAN ini memisahkan traffic data pengguna dari traffic jaringan lain, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan keamanan jaringan.

3. Voice VLAN

Voice VLAN dikonfigurasi secara khusus untuk membawa voice traffic suara atau VoIP (Voice over IP). Dengan memisahkan traffic suara dari data, kualitas panggilan suara terjaga dan mendapatkan prioritas tinggi untuk menghindari latensi dan gangguan.

4. Management VLAN

Management VLAN berfungsi untuk mengakses dan mengelola switch atau perangkat jaringan lainnya. Melalui penggunaan management VLAN, administrator jaringan dapat mengakses antarmuka manajemen perangkat dari jarak jauh, sehingga mempermudah dalam pengelolaan dan pemecahan masalah.

5. Native VLAN

Pada link trunk yang menghubungkan dua atau lebih switch, Native VLAN berfungsi untuk mengidentifikasi ltraffic yang tidak memiliki tag VLAN. Link trunk sendiri adalah koneksi fisik yang menghubungkan dua atau lebih switch, atau antara switch dan router, memungkinkan traffic dari berbagai VLAN untuk melewati satu kabel fisik yang sama.

Apabila ada perangkat di sisi lain yang tidak mendukung VLAN, perangkat tersebut tetap dapat berkomunikasi dengan jaringan.

6. Port-based VLAN

Dalam jenis VLAN ini, berbagai port yang ada di switch diatur untuk menjadi anggota dari VLAN tertentu. Setiap port hanya dapat menjadi bagian dari satu VLAN, sehingga semua perangkat yang terhubung ke port tersebut akan menjadi bagian dari VLAN yang sama.

Cara kerja VLAN 

Berikut adalah setail langkah demi langkah tentang cara kerja Virtual Local Area Network : 

  • Virtual Local Area Network dalam jaringan diidentifikasi dengan nomor
  • Rentang yang valid adalah 1-4094. Pada saklar Virtual Local Area Network, anda menetapkan port dengan nomor Virtual Local Area Network yang tepat 
  • Saklar kemudian memungkinkan data yang perlu dikirim antara berbagai port yang memiliki Virtual Local Area Network yang sama 
  • Karena hampir semua jaringan lebih besar dari satu saklar, harus ada cara untuk mengirim lalu lintas antara dua saklar
  • Salah satu cara sederhana dan mudah untuk melakukannya adalah dengan menetapkan port pada setiap switch jaringan. Dengan Virtual Local Area Network dan menjalankan kabel antara keduanya. 

VLAN Access

VLAN Access adalah jenis VLAN di mana setiap port switch terhubung ke satu VLAN saja. Setiap VLAN memiliki domain siaran terpisah dan hanya dapat berkomunikasi dengan perangkat di dalam VLAN tersebut. Ini memungkinkan untuk mengatur keamanan, menentukan bandwidth yang dapat diakses, dan mengisolasi masalah jaringan dalam VLAN tertentu tanpa memengaruhi jaringan atau vlan yang lain.

VLAN Trunk

VLAN Trunking adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengirimkan banyak VLAN melalui satu port atau koneksi jaringan. Dalam VLAN Trunking , switch dapat menentukan mana paket yang harus disampaikan ke VLAN yang mana dengan menggunakan tag VLAN.

 

Tahap Instalasi


 
Cara Konfigurasi Switch :
1. Konfigurasi switch 6.
 

2. Konfigurasi switch 4.
 

3. Konfigurasi switch 5.
 

Pengujian :
1. Vlan 100.
 

2. Vlan 200.


3. Vlan 300.

4. Vlan 400.

 
Daftar Pusaka:
Artikel 

 

Selasa, 29 April 2025

Mode Akses (CLI) Cisco

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12

Mode Akses (CLI) Cisco

Teori Dasar dan Pendukung 
CLI (Command Line Interface):
Antarmuka berbasis teks yang digunakan untuk mengonfigurasi dan mengelola perangkat Cisco.

Cisco Packet Tracer adalah perangkat lunak simulasi jaringan interaktif yang dikembangkan oleh Cisco Systems. Alat ini digunakan untuk merancang, mengkonfigurasi, dan menguji jaringan komputer dalam lingkungan virtual tanpa harus menggunakan perangkat keras asli.

Versi 8.2.2 adalah salah satu versi terbaru yang kompatibel dengan sistem operasi modern seperti Windows, Linux, dan macOS, serta sudah mendukung fitur tambahan seperti konektivitas IoT dan simulasi jaringan IPv6 yang lebih akurat

Cara Instalasi Cisco Packet Tracer 8.2.2
1. Masuk ke web https://s.id/ourliaison untuk mendownload aplikasi Cisco Tracer 8.2.2.
 

 
2. Pergi ke terminal untuk menginstal aplikasinya
 

3. Setelah itu akan dialihkan ke tampilan seperti gambar dibawah ini. Klik Ok>Ya
 
 
 

Cara membuat akun Cisco Network
1. Pertama masuk ke aplikasi Cisco Packet Tracer. Pilih Networking Academy
 

2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
 


 2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
Jenis-Jenis Mode Akses Cisco
1. User Mode (EXEC User Mode):
Mode ini adalah mode akses dasar yang tidak memiliki hak istimewa khusus. Pengguna dalam mode ini hanya dapat melihat informasi perangkat dan menjalankan perintah dasar, seperti show dan help. 
2. Privilege Mode (EXEC Privilege Mode/Enable Mode):
Untuk mengakses mode ini, pengguna harus memasukkan kata sandi dan perintah enable. Mode ini memberikan hak istimewa yang lebih luas, memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai perintah konfigurasi dan manajemen perangkat. 
3. Global Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi yang mempengaruhi seluruh perangkat. Pengguna dapat mengakse2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
s mode ini dari Privilege Mode dengan perintah configure terminal. 
4. Interface Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakuka2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
n konfigurasi pada antarmuka perangkat (misalnya, Ethernet, Serial). Pengguna dapat mengakses mode ini dari Global Configuration Mode dengan perintah interface <interface_name>. 
5. Subinterface Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melaku2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
kan konfigurasi pada subantarmuka (misalnya, VLAN). Pengguna dapat mengakses mode ini dari Interface Configuration Mode dengan perintah subinterface <subinterface_number>. 
6. Router Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi routing pada perangkat. Pengguna dapat mengakses mode ini dari Global Configuration Mode dengan perintah router <routing_protocol>2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
. 
7. Line Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi pada saluran konsol atau saluran telnet/SSH. Pengguna dapat mengakses mode ini dari Global Configuration Mode dengan perintah line <line_type>. 
8. ROM Monitor Mode (ROMMON):
Mode ini merupakan mode paling d2. Pilih Google untuk login. Lalu ikuti langkah-langkahnya.
asar yang digunakan untuk memprogram perangkat atau memuat ulang IOS perangkat.

Cara Konfigurasi :
KONFIGURASI ROUTER
1. Konfigurasi kabel sesuai dengan gambar.
 
2. Konfigurasi pada PC. Masuk menu desktop pilih terminal>Lalu klik Ok.
 


3. Lalu konfigurasi untuk mengubah hostname.
 

KONFIGURASI SWITCH
 
1. Konfigurasi kabel sesuai dengan gambar.
 

2. Konfigurasi pada PC. Masuk menu desktop pilih terminal>Lalu klik Ok.
 

 
3. Lalu konfigurasi untuk mengubah hostname.
 

 








Senin, 28 April 2025

artikel mpl

NAMA:EKY DWI MAULIDA

KELAS:11 TJKT 2

ABSEN:12

 

Berikut adalah artikel lengkap yang membahas mengenai Local Loop,Subnet, perbedaannya, contoh ISP di Indonesia, serta bagian-bagian yang bekerja di dalamnya:


Pengertian Local Loop dan Subnet pada ISP
 

1. Local Loop Local loop adalah jalur fisik terakhir yang menghubungkan pelanggan (rumah, kantor, atau gedung) ke titik distribusi penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP). Jalur ini biasa disebut juga sebagai "last mile", meskipun panjangnya bisa lebih dari satu mil. Local loop bisa menggunakan berbagai teknologi seperti kabel tembaga (DSL), serat optik (fiber), coaxial (TV kabel), atau wireless (radio/4G/5G).
 

2. Subnet (Subnetwork)
Subnet atau subnetwork adalah bagian dari jaringan IP yang lebih besar yang dibagi menjadi jaringan-jaringan kecil agar lebih mudah dikelola dan efisien. Di ISP, subnet memungkinkan pembagian alamat IP kepada pelanggan dengan cara yang lebih terstruktur. Contohnya, satu alamat IP publik bisa dibagi menjadi beberapa subnet untuk berbagai pelanggan atau layanan.


 Perbedaan Local Loop dan Subnet

| Aspek              | Local Loop                                          | Subnet                                            |
|--------------------|-----------------------------------------------------|---------------------------------------------------|
| Fungsi             | Menghubungkan fisik antara pelanggan dan ISP       | Mengatur pembagian dan pengelolaan IP dalam jaringan |
| Bentuk             | Fisik (kabel, fiber optik, nirkabel)               | Logis (pengaturan dalam sistem jaringan)          |
| Fokus              | Transmisi data dari pelanggan ke jaringan ISP      | Pengelolaan dan pembagian IP dalam jaringan       |
| Level Operasi      | Infrastruktur (lapisan fisik)                      | Jaringan (lapisan logis/IP)                       |

 Contoh ISP di Indonesia dan Deskripsi Singkat

Berikut adalah beberapa contoh ISP yang populer di Indonesia:

1. IndiHome (Telkom Indonesia)
   - Layanan internet berbasis fiber optik milik PT Telkom Indonesia. Menyediakan internet, telepon rumah, dan TV interaktif.
   
2. Biznet
   - Penyedia layanan internet berbasis fiber yang fokus pada pelanggan rumah dan bisnis. Dikenal dengan koneksi cepat dan stabil.
   
3. MyRepublic
   - ISP yang dikenal dengan kecepatan tinggi dan harga kompetitif. Menargetkan pengguna rumahan dengan layanan bebas FUP.
   
4. First Media
   - Layanan triple play (internet, TV kabel, dan telepon) dengan jaringan hybrid fiber coaxial. Banyak digunakan di kota besar.
   
5. MNC Play
   - Salah satu ISP yang juga menawarkan layanan TV kabel dengan kecepatan internet tinggi, terutama di area perkotaan.
   
6. CBN (Cyberindo Aditama)
   - Menyediakan internet untuk pelanggan korporat dan residensial, dengan fokus pada layanan premium dan stabilitas tinggi.


 Bagian-Bagian yang Bekerja di Dalam ISP dan Tugasnya
 

 1. Network Engineer
   - Jobdesc: Mendesain, mengatur, dan memelihara infrastruktur jaringan ISP termasuk router, switch, dan server. Bertanggung jawab terhadap routing dan kestabilan koneksi.
 

 2. Field Technician
   - Jobdesc: Melakukan instalasi, perawatan, dan perbaikan local loop di lapangan (kabel fiber optik, modem pelanggan, dll).
 

 3. Customer Service
   - Jobdesc: Menangani pertanyaan, keluhan, dan permintaan bantuan dari pelanggan terkait gangguan layanan internet.
 

4. System Administrator
   - Jobdesc: Mengelola sistem server, autentikasi pengguna, dan perangkat lunak manajemen jaringan.
 

 5. NOC (Network Operation Center) Staff
   - Jobdesc: Memantau jaringan ISP 24/7 untuk memastikan tidak ada gangguan. Menangani eskalasi bila terjadi gangguan besar.
 

 6. Billing & Subscription Team
   - Jobdesc: Mengelola data langganan pelanggan, tagihan bulanan, serta aktivasi dan penghentian layanan.
 

 7. IP Management Team
   - Jobdesc: Mengatur alokasi subnet dan IP publik/privat untuk pelanggan, memastikan efisiensi penggunaan alamat IP.
 

 8.Marketing & Sales
   - Jobdesc: Memasarkan layanan ISP ke pelanggan baru dan mengembangkan strategi promosi produk.


41.Routing OSPF(Open Shortes

NAMA:EKY DWI MAULIDA KELAS:11 TJKT 2 ABSEN:12  Teori Dasar Open Shortest Path First (OSPF)  adalah sebuah protokol routing otomatis ( Dynami...